Yamaha 125Z Milik Rojokoyo Stroke55 Power Tembus 35,7 HP

Underbone Yamaha 125Z. Pic by Lurah Racing

Yamaha 125Z milik team Rojokoyo stroke55 yang dijinnakan oleh Tommmy Orlando kini menjadi buah bibir di kalangan warga racing se’jawa. pasalnya motor ini hampir Hatrick podium ter tinngi di sirkuit alun alun Kajen Pekalongan..

pada hajatan Poetra Jaya Road Race Slawi pada 14 Juli 2018 motor ini mampu menundukan lawan lawannya di kelas bebek 2 tak TuneUp Underbone dan pada gelaran akbar yang bertajuk Kejurnas MotoPrix putaran 6 Wonosari, Jogjakarta yang berlangsung pada 1-2 September 2018 Motor Yamaha 125Z ini kembali lagi mampu mengungguli lawan lawannya di kelas yang sama yakni Bebek 2Tak TuneUp Underbone. dan Kemarin pada saat gelaran Gadhuro Road Race series 2 yang berlangsung di alun alun Kajen Pekalongan pada 16 September 2018 motor garapan Bima Aditya ini mampu meninggalkan lawan lawannya namun naas pada lap ke-2 motor yang di garap oleh mekanik kondang Bima Aditya ini harus mencium panasnya aspal alun alun kajen. Lalu apa yang menjadikan Yamaha 125Z ini begitu digdaya di tanah jawa?? kita kulik satu satu yaaa

“Hasil dyno-test saya, peningkatan power dan torsinya sudah 35,7 HP dan 21 nM, “tegas Bima Aditya yang memang punya dyno-test pribadi dan berbagai perlengkapan untuk riset balap.

Konteks port-exhaust atau lubang buang pastinya hal terpenting dalam kinerja motor bakar dua langkah. Ini kunci utama membangun karakter power. Nah, untuk tinggi exhaust diplot pada angka 27 mm. Pastinya diukur dari bibir silinder. Sedangkan lubang transfer efektif pada hitungan angka 43,5 mm.

Oh ya, untuk pensuplai bahan bakar dan udara, Bima Aditya pede dengan kinerja karburator Keihin PE Sudco 28 mm. Saat di Lanud Gading Wonosari Jogja yang memiliki panjang 1,2 km dan cuaca rada panas diplot perbandingan spuyer dengan angka main-jet dan pilot-jet masing-masing 150 dan 50. Pastinya, kondisi aman terkendali tanpa ada gejala overheat alias suhu panas mesin yang berlebihan

Oh ya (lagi), sehubungan pasokan bahan bakar yang dikirim untuk proses kompresi tersebut tadi disupport juga oleh membran V-Force4. Mengalir lebih deras dan lebih presisi. Lebih optimal ! Bicara perbandingan kompresi safety pada angka 14,3. Itu sesuai dengan penggunaan bahan bakar Pertamax Plus.

Bima aditya selaku Tunner motor dari tea Rojokoyo Stroke55. beliau juga menjadi chief mekanik di team Yamaha Oryza ternate motor

Bagaimana dengan hitungan rasio yang berhubungan dengan percepatan dalam berbagai tingkatan ? ‘’Untuk rasio kita menggunakan perbandingan rasio 1 yang 15/30, kemudian rasio 2 dengan perbandingan 21/31, lanjut rasio 3 dan 4 yang masing-masing 20/25 dan 22/24. Terakhit tenaga atas dikawal rasio 5 (23/23) dan rasio 6 (27/25). ucap Bima Aditya yang bermarkas di Solo, Jawa Tengah. Kita tunggu saja ya kiprah Yamaha 125Z tim Rojokoyo Stroke55 ini dalam babak final Motoprix 2018 Jawa yang akan dipentaskan di trek GOR Satria Purwokerto, Jawa Tengah pada 28 Oktober nanti.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*