Rahasia F1ZR Asal jatim Yang Mengobrak-abrik F1ZR Jateng Di Road Race Pekalongan

Sakti Andre dipercaya sebagai eksekutor diatas F1ZR ganas ini pic by. Lurah Racing

Gadhuro Road Race Kajen Pekalongan memang sudah berlalu. namun masih menyisakan banyak cerita didalamnya. diantaranya yakni Yamaha F1ZR asal Jatim dari tim PNDZ Sentosa Makmur Mahkota Explore Indonesia Namun datang Ke alun alun kajen dibawah bendera Botuna Racing team pekalongan ini mampu menjadi yang terkencang diantara F1ZR Jateng di Kelas yang cukup bergengsi yakni Bebek 2Tak Standar s/d 125CC

menurut penuturan Nanang selaku mekanik yang setia mengawal motor ini mengatan “Sesuai dengan regulasi penyuplai bahan bakar, dipakai karbu standar F1ZR. Aturan tersebut wajib hukumnya. Namun boleh diupgrade. Seperti opsi yang dilakukan Nanang dengan reamer venturi menjadi 22. Hal ini bertujuan biar pasokan gas aktif makin padat merayap. Kombinasi angka pilot dan main jet dinaikan dari ukuran standarnya 17,5 menjadi 20, sedangkan untuk main-jet, naik 2 step dari ukuran standar 130 menjadi 150.”

Bagaimana dengan rumusan rasio ? “Untuk rasio 1 dengan perbandingan (14/35), lanjut rasio (17/28), kemudian ke-3nya (39/25), sedangkan rasio 4 (22/23). Semua  berujung pada final gear 13-43, ’’terang Nanang yang menyebut tinggi port-exhaust pada 26 mm. Itu diukur dari bibir silinder.

Nah, ada lagi yang menarik sehubungan penentuan dan perubahan final gear Yamaha FIZR di bawah bendera tim Botuna Racing Pekalongan yang harus puas podium kedua. Sewaktu babak pre final, ini motor berhasil menyentuh garis finish duluan.

Atas dasar masukan dari pebalap, final gear menggunakan ukuran depan 13, belakangnya 41. namun ketika babak final, final gear  depan tetap di angka 13, sedang belakang berubah menjadi 43. Jadi lebih gede untuk mendapat tarikan yang lebih responsif namun putaran atas dikorbankan. Dan hasilnya mampu memuncaki podium 1 di klas bebek 2tak Standar s/d 125CC….

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*