Rossi: Yamaha Membutuhkan “keajaiban” untuk Mengakhiri Tahun Tanpa Kemenangan

Yamaha membutuhkan “keajaiban” untuk mengakhiri musim tanpa kemenangan di MotoGP tahun ini, Valentino Rossi mengatakan setelah dibukanya latihan perdana yang berat untuk Grand Prix Aragon. Rossi dan rekan setimnya Maverick Vinales mengakhiri sesi latihan kedua Jumat kesembilan dan tercepat ke-10, keduanya lebih lambat satu detik dari pembalap tercepat yakni Marc Marquez.

Namun Rossi mengatakan ada sedikit harapan dari Yamah Iwata untuk memenangkan salah satu dari enam balapan terakhir tahun ini, apalagi di Aragon di mana ia telah berjuang dalam beberapa tahun terakhir. “Ini pekerjaan saya, jadi yang bisa saya lakukan adalah berusaha maksimal,” kata Rossi. “Tanpa keajaiban, saya tidak berpikir kita akan memenangkan perlombaan tahun ini. Tapi kami di sini untuk mencoba dan Ini adalah situasi yang sulit, kita harus tetap tenang dan berharap untuk menjadi lebih baik di masa depan.” imbuh pembalap veteran ini.

Vinales datang ke Aragon dengan rasa percaya diri setelah kembali dari tes yang kuat di minggu terakhir bulan Agustus di trek Motorland Aragon, “Saya pikir saya akan mencoba begitu banyak settingan karena perasaan setelah test itu sangat bagus dan [saya] sangat yakin bahwa hari ini ketika saya memulainya lintasan itu, perasaan yang saya miliki sangat bagus, ,” kata  Vinales saat menjadi polsitter di Aragon tahun lalu.

“Jujur sulit bagi saya,  karena saya terbiasa berada di baris terdepan selama semua tes (FP1-FP4 and QTT), dan sekarang tidak mungkin jadi saya perlu mengubah sedikit gaya berkendara saya. Saya merosot begitu banyak di belakang. Saya benar-benar lambat masuk ke tikungan sehingga saya tidak bisa memaksimalkan motor saya” itulah masalahnya kata Vinales

semoga pihak yamaha bisa dengan cepat memperbaiki masalah yang ada sehingga bisa fight di jalur depan dan kembali ke jalur kemenangan…

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*